Ikutan Nyoblos Pilkada… Penting gak seh?


Kemarin tanggal 26 Oktober, Pilkada untuk daerah Tangerang dimulai. Pilkada tersebut diadakan untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota. Gawe besar pun terlihat, semua orang sibuk untuk ikut berpartisipasi. Pak RT sudah sibuk membagikan kartu pemilih beberapa hari sebelumnya. Seorang warga yang mempunyai lapangan tenis bahkan merelakan lapangannya utk dijadikan tempat pemungutan suara. Jam 9 pagi pada saat hari H yang telah ditentukan, orang-orang di sekitar kompleks pemukiman pun terlihat lalu lalang untuk pergi ke tempat pemungutan suara sebagai wujud aplikasi warga negara yg baik, ikut menyisihkan waktu guna memilih calon pemimpinnya.

Soal semangat pilih memilih calon pemimpin, seorang teman yang berasal dari daerah bahkan sampai rela menyisihkan waktu, uang dan tenaga untuk pulang ke daerah demi memilih calon walikota untuk daerahnya. Dua hari sebelum hari pemilihan ia sudah berada di daerah. Sungguh sebuah semangat yang wajib diacungi jempol terutama oleh sang calon walikota yang ikut dalam bursa pemilihan. Tapi sepertinya memang ada alasan utama yang mendasari keikutsertaannya waktu itu. Alasan yang sangat saya curigai sebelumnya.Kebetulan walikota yang dicalonkan itu ternyata adalah orang yang pernah bersama-sama dalam satu organisasi. Hmmm… alasan yang sangat wajar. Tidak heran bila kemudian ia jadi begitu bersemangat untuk ikut berpartisipasi sebagai warga negara yang baik. Ternyata… Walaupun hanya sedikit, unsur nepotisme dan kekentalan kerabat ternyata tak bisa dilepaskan dari ajang pilih memilih ini. Adalah gila kalo kita memilih orang yang tidak kita kenal utk menjadi pemimpin. Mungkin bahasa gaulnya akan jadi…”Gila aja…”

Lalu kira-kira, apa motivasi orang-orang yang merasa tidak kenal dengan calon pemimpin yang akan dipilihnya tetapi tetap datang ke TPS untuk mencoblos? Seseorang yang saya tanya hanya menjawab, “Gak enak ma Pak RT kalo gak nyoblos…” Lho..kok..? )

Saya sendiri selalu memilih utk tidak memilih. Mulai dari pemilihan Presiden sampai walikota. Ketika banyak orang keheranan dan kemudian bertanya, “Kenapa..?” Jawaban saya pun hanya simpel, “Saya nggak kenal mereka…”

7 thoughts on “Ikutan Nyoblos Pilkada… Penting gak seh?

  1. Makanyah Om Syech… Dari dulu Saia gak pernah panas-panasan di depan gedung DPR ikutan demo…paling banter juga demo masak…😀

    Karena siapa pun pemimpinnya yang namanya harga bengsin dan LPG gak bakalan bisa turun…. Nanjaaaak terus… Jadi apa ada gunanya protes…? Paling juga ngedumel.. sambil melakukan pengambilan sumpah….. sumpah serapah….he..he..he..

  2. tidak memilih adalah pilihan bijak…
    dari pada ntar kena dosa-nya,krn yg dipilih berlaku nggak beresss khan berabe…

    Makhluk Maniez a.ka.a Munyuk Mentel replies:
    Setojooooh…. Jadi yang namanya pemimpin entuh harus dekat dan dikenal ma rakyatnya. Tapi bukan berarti kampanyenya harus di pasar tradisional…🙂

  3. Tidak memilih adalah pilihan hati nurani
    (lihat postinganku)

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Bener bangets…
    *Langsung meluncur ke TKP

  4. salam kenal yah dari aq…
    aq baru di dunia blogger……..

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Salam kenal juga…
    *langsung melakukan kunjungan balasan antar negara blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s