Bunuh Diri Yang Diperbolehkan…


Beberapa hari yang lalu sebuah telpon dari nomor yang tak dikenal masuk. Setelah diangkat, ternyata telpon dari seorang agen asuransi yang sedang menawarkan produknya, sebuah asuransi kesehatan. Ia menawarkan sebuah program asuransi yang mengganti biaya perawatan di rumah sakit dan apabila tidak ada apa-apa, maka biaya yang kita keluarkan perbulannya untuk asuransi kesehatan bisa diambil.  Dengan gaya bicara yang sangat cepat dan tanpa jeda sehngga tak dapat diputus sedikit pun, si agen tersebut menawarkan berbagai kelebihan yang diberikan oleh produknya.

Berhubung tak berminat untuk ikut, akhirnya keluarlah pertanyaan yang sangat-sangat tidak penting dan memprovokasi orang untuk ngelempar sandal, “Cuma sakit aja yang dicover…??? Kalo bunuh diri dicover juga gak?” Hebatnya, tanpa rasa emosi sedikit pun, si agen itu menjawab, “Kebetulan kalo untuk penderita HIV dan bunuh diri kami tidak mengcovernya.” Hmm… Kenapa yak? Bunuh diri kok gak dicover? Apa takut orang jadi pada rame-rame bunuh diri di jaman yang sulit inih? Apalagi karena krisis global, orang yang punya saham jutaan dolar bisa langsung kehilangan sahamnya dalam hitungan detik di bursa saham. Akhirnya selesai menutup telepon setelah bersusah payah memberikan alasan untuk menolak, saya pun langsung mengabarkan pada teman-teman, “Wah… kalo ikut asuransi jangan pada bunuh diri yak, soalnya gak dicover ma agennyah.” Dan dari teman-teman saya yang selalu punya banyak ide gak penting tapi oke ituh (wkwkwkw…semogah mereka merasa tersanjung ketika membaca inih…), salah satunya tiba-tiba mengeluarkan sebuah ide cemerlangnya, “Yaaa… Kalo gitu bayar orang ajah buat nabrak…Beres kaaan??” Bujug buneeeeeeeeeeeng…. Syerem bin sadiz bener deh ah idenyah… Kayak lirik lagunya si Afgan, “Sadiznya caramuuuu…..” Wallllaaaaaaah…Pokoknyah sayah mah gak ikutan… Pokoknyah sayah No Comment… Kan sayah ini orang yang baik hati dan tidak sombong. Rajin menabuuung… dan yang paling cantik serumah kata ibu sayah…😆 Ya iyalaaaaaah lha wong di rumah entuh cuma sayah ajah perempuan bohay nan seksinyah….wkwkwkwkw….

Bunuh diri yang paling aman serta diperbolehkan dan karenanya paling sering dilakukan para blogger adalah bunuh diri di dunia maya. Saya pernah mengenal seorang blogger yang dalam setahun “membunuh” IDnya sendiri di dunia maya sampai empat kali dalam setahun. Lucunya, biarpun dah bolak balik ganti ID, kok ya tetep aja ke track. Ketemu lagee…ketemu lage… Ya gimana lageh, lha wong temen akrabnyah juga gak ganti-ganti… Trus,  alasannya? Ya apalagee..?? Masalah cinta dan hati wkwkwkwkw…. Jadi ketika hubungan asmara yang dijalin dengan orang dari dunia maya tak berhasil, maka untuk menghilangkan jejak dan melupakan rasa sedih di hati, blog yang telah dibangunnya itu ia hapus. Dan ia pun kemudian membuka lembaran baru dengan membuat blog baru dan juga dengan ID baru tentunyah. Kalo untuk bunuh diri jenis ini sih mau berapa kali bunuh diri juga gak papa. Silahkan aja…  Lha wong gak ada nyawanya kok….

Yang saya perhatikan, blog yang banyak dibunuh oleh pemiliknya adalah blog yang numpang di situs gratisan yang memberikan fasilitas bagi para bloggernya untuk mengenal lebih akrab para tetangga blognya lewat private messages, ikon-ikon lucu, ataupun tukar-menukar lagu dan foto. Friendster, Facebook dan Multply adalah situs-situs  gratisan yang banyak memberikan fasilitas itu, dan karenanya banyak para bloggernya yang “bunuh diri” di situ alias menutup accountnya setelah berakrab-akrab ria😀 Jadi kesimpulannya, ketika kehidupan di dunia maya tak terasa lagi begitu menyenangkan baik karena gayung cinta yang tak bersambut, atau pun karena ingin menghindar dari orang tertentu, maka pembunuhan diri di dunia maya pun segera dilaksanakan.

Bahkan saking banyaknya mereka yang menutup accountnya di Multiply, saya pernah membaca tulisan seorang blogger yang mengungkapkan keheranannya dalam sebuah postingan di blognya, “Heran deh… akhir-akhir ini di MP kok banyak sekali yang bunuh diri yaaa…” Yaaa wajar saja karena blog itu juga bisa difungsikan sebagai sarana untuk memupuk benih cinta menjadi bunga asmara… Sehingga ketika bunga asmara itu tiba-tiba layu dan mati, maka blog yang telah dibina langsung ditiadakan dengan harapan segala kenangan yang bisa membuka luka hati kan ikut berlalu seiring dibukanya lembaran yang baru…heuheuheuuu…hadoooh bahasanyah… keren bangets sih ciiiinn… ^_^

Lalu bagaimana dengan situs gratisan seperti wordpress inih??? Karena tidak adanya fasilitas yang memungkinkan para blogger di wordpress ini untuk berakrab-akrab ria dan menjalin keakraban yang tak terpublikasi, maka tak banyak juga orang yang merasa harus bunuh diri dengan cara menghapus konten blognya ataupun langsung menutup accountnya di WP. Yang saya perhatikan, kebanyakan para blogger yang “menghilang” dari wordpress ini bukannya akibat bunuh diri tapi justru karena mereka naik derajatnya, yaitu pindah ke situs berbayar yang pastinya jauh lebih bergengsi. Jadi mereka yang merasa penuh dengan ide tulisan yang mau dituangkan, yaaa WP inilah tempatnyah. Kebanyakan mereka yang punya dot com entuh awalnya juga dari WP.  Waaaaaaaah… senangnyah yah… punya dot com sendiriiiiiiiii …. Apalageee kalo nantinya bisa laku dijuaaaaallll……!!!! Mauuuuuuuuuuu…….

3 thoughts on “Bunuh Diri Yang Diperbolehkan…

  1. bilang aja mau promosi dotcom sendiri!!!!

    kalo soal jumlah nyawa, kucing kalah sama bloggers yaa

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Hihihihi…. Ntaaar… tunggu saat yg tepat untuk launching…. Sebutin ajah warteg yg tepat buat acara launchingnyah….

    Booo… Bener bangets… Blogger getho loh….

  2. hahahahaha…membahas bunuh diri….

    tapi ada juga yang punya situs dot com tapi mati gak sengaja gara2 telat bayar hahahahaha

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Waaaaaaaaah kasihaaan, ternyatah ada yg situsnya mati terbunuh hny krn telat bayar…hihihihi…
    Semoga pada satu hari nanti, situs yg mati itu bisa reinkarnasi sehingga bisa kembali berkiprah di dunia cyber inih….😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s