Teman Itu…


Saya sangat suka akan lirik lagu Burung Camar yang tenar dinyanyikan oleh Vina Panduwinata yang sempat tenar di era 80an, terutama di bagian ini:

Cuma kisah sedih tiada duka hati yang terluka

Tiada teman berbagi derita, bahkan untuk berbagi cerita

Tuh kaaaaaaannnnn….tidak mudah mencari orang yang mau mendengarkan cerita bahagia, apalagi kok cerita duka, berbagi derita.  Gak banyak lhooo orang yang bisa mendengar cerita susah dan kemudian bisa ikutan berempati. Suruh ngedengerin curhat? Kata anak muda Jakarta, “Ya..Itu kan derita loe!!!’ Trus kata orang India, “Nehi!!” Kata orang Jawa, “Ora sudi!!” Trus kata wong Londo, “No way!!!”

Semua orang pastinya mau didengar, tetapi begitu jarang orang yang mau mendengar. Syukur-syukur bila kemudian bisa memberikan kalimat yang menghibur. Hanya teman yang baiklah yang bisa begitu, mau mendengarkan dan bahkan bisa menghibur ataupun menyumbangkan solusi. Bila Anda mempunyai teman seperti itu maka bersyukurlah. Jagalah agar pertemanan itu tidak hilang karena teman yang baik termasuk anugerah dari Tuhan.

Lirik itu sebenarnya mengingatkan saya dengan sebuah obrolan bersama teman lama. Dari obrolan itu si teman bercerita tentang si X, orang yang kebetulan sama-sama kami kenal. Dia bercerita betapa  sebenarnya dia sudah malas berteman dengan si X yang bossy ini, tapi dia merasa terpaksa harus memasukkannya ke dalam daftar teman di facebook karena tak enak hati bila mereject requestnya. Menurut dia, sikap si X yang bossy ini  sering membuat dia merasa terhina.

Kalau menurut saya, sikap yang bossy itu sebenarnya sih masih bisa ditangani daripada harus berhubungan dengan orang yang kadar dengkinya tinggi alias punya kadar SMOS yang besar (Senang Melihat Orang Susah dan Susah Melihat Orang Senang). Terhadap orang dengan tipe ini, lebih baik dijauhi saja karena hatinya yang penuh dengki itu akan selalu mencari kesempatan untuk menjatuhkan orang yang didengkinya. Untuk apa berteman dengan orang yang seperti itu? Kembali pada si  teman, tiba-tiba dia mengajukan sebuah pertanyaan;

Teman  :  Jadi gimana? Kalo loe, kira-kira bakal loe accept gak si X ini jadi temen di facebook loe?

MM    :   Buat gue sih yang namanya teman itu adalah orang yang menangis saat loe susah dan tertawa saat loe bahagia. Temen yang dengki sebaiknya gak perlu ditemenin. Karena apa?Karena loe juga gak akan lepas dari  kedengkiannya. Dan menurut gue, si X gak lulus ujian itu.

Teman :  Jadi kesimpulannya, loe akan add dia gak di FB? (Pura-pura gak ngerti akan jawaban diplomatis yang dikasi)

MM    :   Ya loe liat aja nanti di daftar temen facebook gue (tetep dengan jawaban yg  diplomatis, asoy geboy)

Lalu kira-kira pernahkah Anda merenung, termasuk teman yang bagaimanakah Anda? Yang merasa senang ketika teman susahkah? Atau seorang teman yang bisa bilang, “I am happy for you” ketika teman Anda menceritakan kebahagiannya pada Anda?

7 thoughts on “Teman Itu…

  1. hee… hee..
    bwat pertamax aku kasih hadiah lagu dulu deh..!
    OOT yariin.. yaa..

    Vina Panduwinata – lagu Burung camar syuting di studio TVRI, nominasi Festival Lagu Polpuler 1985 kalo gak salah lagu ini memenangi penghargaan Festival Lagu Populer tahun 1985.

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Waaaaahhhhh saya dikasi hadiaaahhhh… Thank youuuu….😀

  2. ngemeng emeng soal teman….
    inget pesan yang kung dulu yaa.. begene neeh…

    “SATU MUSUH TERLALU BUAAANYAAAK….!!! tapi
    SATU JUTA TEMAN TERLALU SEDIKIT…!”

    yo wis..

    Salam.

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Tapi Yang Kung… dalam segala hal, kualitas itu lebih utama daripada sekedar kuantitas, tul gak?😀

  3. aku paling seneng kalo liat munyukmentel seneng, karena biasanya kalo lagi gitu, dia suka nraktir kyahyahyahyaaaahhh….!!!!!!!!!!!!!
    (eh itu bukan karena lagi seneng ya, tapi lagi banyak duit…. tapi biasanya munyukmentel seneng mode-on kalo lagi banyak duit)

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Walaaaaaahhh…ternyata seneng ma banyak duit itu beti ya booooo…(beti=beda tipis)
    As you said, krn uang bisa membuat banyak keinginan terwujud kekekeke

  4. teman sejati ketika ada di saat apapun…

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Dan teman sejati tak pernah mendengki😀

  5. wah kalo aku sih cuek2 aja ndak pernah mikir orang mau kayak apa…mau temenan sama aku ok gak bakalan tak tolak….

    kalo dia baik aku juga baik..kalo orangnya sombong ya aku jadi lebih sombong..ngikutin dianya aja kekekekeke

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:

    Ooo gituuu…jadi klo ada teman yg dengki ke kamu, kamu bisa lebih dengki dari dia yak?🙂
    *wink-wink

  6. kalo saya malah teman itu adalah yang bisa tertawa saat kita susah. bukan menertawakan kesusahan kita, tapi membuat kita yang susah jadi tertawa.

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:
    Wah kalo yang kayak gitu saya setuju bangets, Pak..

  7. teman itu…, suka berbagi walau suka ngitung untung-rugi…dan tidak sombong😉

    Makhluk Maniez aka Munyuk Mentel replies:
    Setubuuuuhh..halah setujuuuuuuuuhhhh… Karena berbagi tak pernah rugi😀
    Om… kok webnya gak ditaro linknya sih biar pada bisa berkunjung….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s