Gosip dan Fakta: Apa Bedanya?


Kalo Anda mampir ke lapak-lapak majalah, Anda akan melihat banyak sekali majalah baru bermunculan. Menurut si pemilik lapak, ada sekitar 50 nama majalah dan tabloid baru yang ia jual. Saya sampai bertanya sendiri dalam hati, apa iya majalah segitu beragamnya ada yang membeli. Tapi ketika ditanyakan ke si pemilik lapak,  apakah laku jualan majalah sebanyak itu? Jawaban jitu yang diberikannya adalah, “Ya laku dong…Namanya juga info, kan penting. Orang pasti butuh itu.” Ih mantab kali si bapak inih… Markotob daaahhhh…..

Dua kata kunci, info dan penting. Karena pentingnya info itulah maka waktu itu dunia sempat seperti kebakaran jenggot gara-gara sebuah situs bernama Wikileaks membocorkan dokumen berisi info-info penting dari agen-agen rahasia yang selama ini disimpan rapat. Berbagai kebusukan dan penyelewengan yang dilakukan para petinggi negara berkuasa diunggah ke ruang publik. Pendiri Wikileaks dan juga editor in chief website tersebut akhirnya berhasil ditangkap karena dianggap telah membocorkan rahasia penting sebelum situs itu kemudian ditutup. Prinsip Wikileaks saat itu adalah kejahatan, kecurangan, penyelewengan dan kebusukan dapat dihentikan hanya dengan mengungkapkannya ke hadapan publik.

Saking pentingnya sebuah berita  itulah  kini  banyak bermunculan koran, tabloid dan majalah baru yang semuanya mendapatkan peminatnya sesuai dengan segmen majalahnya.  Karena tingginya kadar kebutuhan akan sebuah informasi pula, sampai-sampai majalah gosip mengenai para bintang pun laris manis di pasaran. Ya semua itu kembali pada keingintahuan orang untuk mendapatkan berita termutakhir mengenai satu hal. Informasi tentunya ada yang benar dan ada pula yang diragukan atau malah sama sekali tidak benar. Yang terakhir inilah yang banyak disebut orang sebagai gosip. Tapi khusus di Indonesia, gosip adalah fakta atau kebenaran yang coba disangkal. Kalau ada[emmt gosip atau selentingan tentang para politikus atau pun selebritis, maka biasanya 80 persennya adalah benar… Benar-benar seperti pepatah, “Tak ada asap bila tak ada api.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s